Foto: Twitter/@GalGadot Mungkin kamu pernah melihat seseorang di media sosial mengunggah foto atau memasang tato simbol "titik koma" atau " semicolon ". Ya, sekilas itu hanyalah sebuah tanda baca. Namun, ternyata ada makna tersembunyi di balik simbol sederhana itu. Amy Bleuel adalah orang pertama yang mengaitkan makna simbol ini dengan kesehatan mental. Pada April 2013, ia mendirikan sebuah organisasi non-profit bernama Project Semicolon. Project Semicolon didirikan untuk memberikan dukungan kepada orang-orang yang berjuang mengatasi gangguan kesehatan mental, depresi, bunuh diri, kecanduan, dan keinginan menyakiti diri sendiri. "(Simbol) itu menggambarkan kelanjutan. Biasanya, penulis menggunakan semicolon ketika mereka memilih untuk tidak mengakhiri sebuah kalimat. Kamu adalah penulis itu dan kalimat itu adalah hidupmu. Kamu memilih untuk melanjutkannya," ujar Amy dalam wawancara dengan Trauma and Mental Health Report, dilansir dari Psychologytoday.com...