Skip to main content

Berkaitan dengan Kesehatan Mental, Ini Makna Simbol Semicolon

Foto: Twitter/@GalGadot

 Mungkin kamu pernah melihat seseorang di media sosial mengunggah foto atau memasang tato simbol "titik koma" atau "semicolon". Ya, sekilas itu hanyalah sebuah tanda baca. Namun, ternyata ada makna tersembunyi di balik simbol sederhana itu.

Amy Bleuel adalah orang pertama yang mengaitkan makna simbol ini dengan kesehatan mental. Pada April 2013, ia mendirikan sebuah organisasi non-profit bernama Project Semicolon.

Project Semicolon didirikan untuk memberikan dukungan kepada orang-orang yang berjuang mengatasi gangguan kesehatan mental, depresi, bunuh diri, kecanduan, dan keinginan menyakiti diri sendiri.

"(Simbol) itu menggambarkan kelanjutan. Biasanya, penulis menggunakan semicolon ketika mereka memilih untuk tidak mengakhiri sebuah kalimat. Kamu adalah penulis itu dan kalimat itu adalah hidupmu. Kamu memilih untuk melanjutkannya," ujar Amy dalam wawancara dengan Trauma and Mental Health Report, dilansir dari Psychologytoday.com.

Gerakan ini Amy lakukan setelah ayahnya bunuh diri pada tahun 2003.

"Aku ingin menyebarkan ceritanya (ayahnya) untuk meningkatkan kesadaran orang-orang (terhadap kesehatan mental). Butuh waktu 10 tahun untukku melakukan ini. Ceritanya membawa harapan untuk orang lain, itu yang menjadi inspirasiku," imbuh Amy.

Setelah Amy membuat simbol ini menjadi lebih bermakna, banyak orang-orang yang memasang tato semicolon. Banyak dari mereka yang menceritakan kisah hidup mereka dan menunjukkan kesadaran mereka terhadap kesehatan mental.

Kesehatan mental memang sangat penting dan tidak bisa dianggap remeh. Jika sebuah simbol sederhana saja dapat memberikan harapan hidup bagi seseorang, bagaimana dengan dukungan orang-orang tercinta? Jangan lupa perhatikan kesehatan mentalmu dan orang-orang tercintamu, ya!


Ajeng Putri Yuwono

1906321020

TGP PB 5C

www.pnj.ac.id

Comments