Skip to main content

Cara Kamu Bersosialisasi Menentukan Tiga Hal Penting Dalam Hidup

Apakah kamu tahu cara kamu bersosialisasi dapat menentukan tiga hal penting dalam hidup?

Kehidupan sosial kamu dapat menentukan tiga hal: orang yang akan kamu nikahi, pekerjaan di masa depan, dan cara kamu berpikir. Itulah yang diungkapkan dalam buku baru Professor Marissa King, Social Chemistry.

Di waktu sulit karena pandemi ini mungkin kamu kehilangan banyak momen bersama teman, komunitas, dan lingkungan sosial. Mau tidak mau, kamu harus bersosialisasi dengan mereka se-aman mungkin dengan batasan yang berlaku. Penelitian menunjukkan bahwa hubungan sosial adalah kebutuhan terbesar manusia setelah makanan dan tempat tinggal. Tidak banyak yang tahu, cara kita bersosialiasi menentukan hal-hal besar yang akan kita dapatkan dalam hidup.

Marissa King menjelaskan bahwa dalam membangun social network, hal yang paling berpengaruh adalah gaya seseorang dalam bersosialisasi. Ada 3 kategori yang ia sebutkan, yaitu Convener, Expansionist, dan Broker. Kamu masuk kategori yang mana, ya?

1. EXPANSIONIST

Jika kamu masuk kategori ini, kemungkinan besar kamu memiliki koneksi yang ‘secukupnya’ atau ‘dangkal’. Kamu kenal banyak orang, tapi tidak terlalu baik. Orang yang masuk dalam kategori ini menghabiskan sebagian besar waktunya terlibat dengan komunitas dan kelompok baru. Kamu tidak keberatan jika harus pergi ke suatu acara meskipun kamu tidak mengenal siapapun karena kamu senang mengenal orang baru. Kamu pasti berusaha keras untuk mendapat pengikut baru di media sosial, dan akan tertarik pada aplikasi seperti Clubhouse. Di sana kamu dapat meluaskan koneksi dengan banyak orang (walaupun ‘dangkal’).

Meskipun begitu, para Expansionist memiliki kekuatan. Kamu dapat memberikan pengaruh besar karena koneksi luas yang kamu miliki. Contohnya seperti influencer Vani Hari (The Foodbabe). Ia berhasil membuat perusahaan-perusahaan makanan cepat saji mengadopsi bahan makanan yang lebih sehat berkat banyaknya pengikut yang ia miliki. Expansionist memiliki banyak relasi yang dapat membantu mereka. Kamu mungkin akan menikahi orang dari komunitas atau bahkan negara berbeda. Kamu melihat banyak sekali perspektif berbeda mengenai kehidupan, ini membuat kamu menjadi pemikir luas.

Terdapat hal yang harus kamu perhatikan: walaupun kamu mengenal banyak orang, hubungan kamu dengan mereka cenderung ‘dangkal’ dan mudah hancur. Sebaiknya kamu belajar untuk memiliki beberapa teman dekat yang setia, suportif, serta dapat membantu kamu melewati masa-masa sulit.

2. CONVENER

Para Convener cenderung memiliki akar yang kuat dalam lingkungan sosial yang lebih sempit. Hubungan yang kamu miliki cenderung kuat, tulus, dan apa adanya. Contohnya, kamu mungkin ada dalam komunitas yang erat, misalnya komunitas spiritual, profesional, seni, budaya, dan lain-lain. Di dalam komunitas itu kamu menemui orang-orang dengan minat dan perspektif yang sama.

Sebagai seorang Convener, kamu cenderung tidak pernah merasa kesepian. Kamu sering mendapat dukungan dari orang-orang di sekitarmu, terlebih dari mereka yang ada di satu komunitas yang sama dengan kamu. Kamu mungkin akan menikahi seseorang yang ada dalam komunitas yang sama. Komunitas kamu juga bisa menentukan tawaran pekerjaan yang akan kamu dapatkan. Afiliasi politik dan perspektif kamu pada dunia sangat erat kaitannya dengan komunitas kamu. Terdapat kepercayaan yang kuat dalam koneksi para Convener.

Ini hal yang harus kamu perhatikan: tingkat keragaman perspektif yang rendah dalam komunitas kamu menyebabkan sedikitnya ide baru yang muncul. Kamu sangat mungkin untuk menghadapi kondisi ‘echo chamber’ yaitu kondisi yang membuat orang hanya mau meyakini hal yang mereka pahami saja. Sebagai solusi, sebaiknya kamu mencari tahu perspektif lain yang dapat membentuk pola pikir kamu.

3. BROKER

Untuk para Broker, kamu memiliki hubungan dengan banyak kelompok sosial berbeda. Di waktu yang bersamaan, kamu punya hubungan yang kuat dan juga hubungan yang lemah dengan banyak kelompok. Kamu punya koneksi yang luas (tidak seluas Expansionist) selama kamu bisa mempertahankan hubungan-hubungan lemah tersebut. Kamu mampu menyatukan orang-orang yang beragam dan membuat koneksi yang bermanfaat. Contohnya, kamu dapat bergabung dengan komunitas religius dan juga komunitas aktivis lingkungan. Dengan mempertemukan keduanya, kamu mampu memperkenalkan dua komunitas yang mungkin belum pernah bertemu sebelumnya dan mampu membantu mencapai tujuan keduanya. Kamu mungkin bisa berperan sebagai penolong orang dalam mencari pekerjaan. Kamu mungkin seorang pemimpin, penulis, atau seniman yang mampu menyatukan berbagai macam perspektif dan membuat produk inovatif.

Kamu mungkin akan menikahi seseorang dari salah satu komunitas yang kamu ikuti. Prospek pekerjaan kamu akan luas karena banyaknya kelompok sosial dalam hidup kamu. Kamu memiliki pemikiran yang luas karena terbiasa melihat banyak perspektif dari setiap koneksi yang kamu miliki. Seorang Broker mampu membantu orang lain membuka pikiran mereka terhadap berbagai perspektif. Sama seperti Expansionist, kamu harus memastikan untuk mempertahankan beberapa hubungan yang kuat.


Ajeng Putri Yuwono

1906321020

TGP PB 5C

www.pnj.ac.id

Comments